Ali Akbar Salehi, Ketua Badan Tenaga Atom Iran meminta Moskow agar lebih waspada atas provokasi Barat. Sebagaimana dilansir IRNA, Ali akbar Salehi hari Senin (30/11)
saat menyertai Sergei Shmatko, Menteri Energi Rusia mengunjungi reaktor nuklir Bushehr dalam sebuah konferensi pers mengatakan, "Kami tidak melihat masa lalu dalam menjalin hubungan dengan Rusia dan cara pandang kami adalah menatap masa depan." Terkait kelambatan Rusia dalam mengoperasikan reaktor nuklir Bushehr, Salehi menegaskan, sebagian masalah yang muncul dalam hal ini di luar kehendak, sementara sebagian masalah lain akibat kondisi waktu.Ketua Badan Energi Atom Iran juga menyatakan harapannya akan masa depan dan mengatakan, "Kami melihat masa depan yang baik dalam kerjasama lebih luas dengan Rusia, terlebih lagi dengan semakin dekatnya penyelesaian reaktor nuklir Bushehr. Masalah ini membutuhkan perundingan dan kerjasama awal. Ditambahkannya, "Urgensi ruang dan waktu telah mengubah kerjasama Iran-Rusia menjadi sebuah kerjasama strategis." Menurutnya, "Dua negara harus melakukan kerjasama di bidang politik, budaya, industri, perdagangan dan lain-lain. Hubungan bilateral ini pasti menguntungkan kedua negara."
Sekaitan dengan pembangunan 10 instalasi pengayaan uranium baru di Iran, Salehi mengatakan, "Penanaman modal untuk kesepuluh instalasi baru ini akan ditangani sendiri oleh pihak Iran dan tidak akan melibatkan pihak asing."


